Produksi padi di Kabupaten Gianyar mengalami penurunan pada tahun 2024. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, produksi padi di Gianyar mencapai 114.966 ton gabah kering giling (GKG), turun sebesar 6,85 persen atau sekitar 8.453 ton dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 123.420 ton GKG.
Penurunan produksi padi di Gianyar ini sejalan dengan tren penurunan produksi padi di tingkat provinsi. Secara keseluruhan, produksi padi di Provinsi Bali pada 2024 tercatat sebanyak 635.473 ton GKG, turun 5,66 persen dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 673.581 ton GKG.
Selain itu, luas panen padi di Kabupaten Gianyar justru mengalami peningkatan. Pada tahun 2024, luas panen tercatat sebesar 18.828 hektare, naik 3,31 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 18.224 hektare. Kenaikan luas panen ini menjadikan Gianyar sebagai salah satu dari sedikit kabupaten yang mengalami peningkatan luas panen, di samping Kabupaten Karangasem.
Rekomendasi Berita

Polres Gianyar Gelar Pasar Murah, Ringankan Beban Warga Jelang Nyepi dan Idulfitri
Rabu, 26 Maret 2025 pukul 12.30 WITA

Polres Gianyar Akan Gelar Pasar Murah Jelang Nyepi dan Idulfitri
Senin, 17 Maret 2025 pukul 17.07 WITA

NTP Petani Bali Naik 2,17 Persen pada Desember 2024, Subsektor Hortikultura Catat Kenaikan Tertinggi
Sabtu, 15 Maret 2025 pukul 22.24 WITA

Satgas Pangan Gianyar Temukan Minyak Goreng KITA Tak Sesuai Volume, Masyarakat Diminta Waspada
Kamis, 13 Maret 2025 pukul 15.01 WITA
Jika produksi padi dikonversikan menjadi beras, Gianyar menghasilkan sekitar 64.836 ton beras pada tahun 2024. Angka ini turun sekitar 4.767 ton atau 6,85 persen dari produksi beras tahun 2023 yang mencapai 69.603 ton.
Kendati terjadi penurunan produksi, Gianyar masih menjadi salah satu daerah dengan produksi padi tertinggi di Provinsi Bali, bersama dengan Kabupaten Tabanan dan Badung.
Pemerintah daerah terus melakukan upaya untuk menjaga stabilitas produksi padi di tengah berbagai tantangan, termasuk perubahan iklim dan alih fungsi lahan. Diharapkan pada tahun 2025, dengan adanya peningkatan potensi produksi pada awal tahun, produksi padi di Gianyar dan Bali secara keseluruhan dapat kembali meningkat.