Seorang nelayan di Pantai Saba, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, berhasil menyelamatkan dua ekor penyu laut jenis lekang yang terperangkap dalam jaring saat menjaring ikan pada 16 Maret 2025 lalu. Kedua penyu tersebut kemudian diserahkan ke pusat konservasi Saba Asri Sea Turtle Conservation untuk mendapatkan perawatan intensif sebelum dilepaskan kembali ke laut pada Selasa 18 Maret 2025 kemarin.
Nelayan tersebut mengaku awalnya merasa panik saat melihat dua penyu besar terperangkap dalam jaring miliknya. Setelah berhasil dikeluarkan dari jaring, penyu-penyu itu diketahui mengalami luka pada bagian kepala akibat terjerat. Nelayan kemudian berinisiatif menghubungi pengelola Saba Asri Sea Turtle Conservation agar satwa dilindungi tersebut dapat segera ditangani.
Selama dua hari, penyu-penyu tersebut mendapatkan perawatan intensif di pusat konservasi, termasuk penanganan luka dan pemulihan kondisi fisik. Setelah dinyatakan sehat dan layak kembali ke habitatnya, pelepasliaran dilakukan pada 18 Maret 2025 kemarin di Pantai Saba.
Kegiatan pelepasliaran berlangsung dengan lancar dan tertib, dihadiri oleh Bhabinkamtibmas Desa Saba, Bripka I Nyoman Mara Arta, Babinsa Saba, Serma I Dewa Gd Agus Sastrawan, pengelola konservasi Saba Asri, serta beberapa pihak lainnya, termasuk dua wisatawan mancanegara yang sedang berkunjung.
Rekomendasi Berita

Kesalahpahaman di Pantai Pering Berujung Keributan, Polsek Blahbatuh Berhasil Mediasi dengan Damai
Senin, 24 Maret 2025 pukul 15.47 WITA

Warga Gianyar Gelar Upacara Melasti di Pantai Masceti Jelang Hari Raya Nyepi
Senin, 24 Maret 2025 pukul 10.05 WITA

Karang Taruna Gianyar Tanam Pohon di Pura Samuan Tiga, Wujud Nyata Kepedulian Lingkungan
Minggu, 16 Maret 2025 pukul 13.38 WITA

Kapolres Gianyar Gelar Buka Puasa Bersama dan Bakti Kesehatan di Masjid Nurul Yaqin
Selasa, 11 Maret 2025 pukul 20.02 WITA
Bripka I Nyoman Mara Arta menyampaikan apresiasi kepada nelayan yang secara cepat melapor dan menyerahkan penyu kepada pihak konservasi. "Ini adalah wujud sinergi antara masyarakat dan pihak kepolisian dalam menjaga kelestarian hayati. Kami berharap aksi serupa dapat terus dilakukan guna melestarikan satwa laut yang dilindungi," ujarnya.
Sementara itu, pihak konservasi menyatakan bahwa kedua penyu lekang tersebut diperkirakan berusia sekitar 30 tahun dan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut.
Melalui aksi penyelamatan ini, para nelayan diharapkan semakin meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan satwa laut. Tindakan cepat dan tanggap dari nelayan Pantai Saba ini menjadi contoh nyata kepedulian terhadap kelestarian hayati, sekaligus mendorong masyarakat luas untuk terus menjaga kelestarian alam.